Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Tuesday, November 1, 2011

Mesin Mati Saat Panas,Tanda Pulser Coil /Pick Up Coil Bermasalah

Dalam postingan ini saya mau berbagi pengalaman mengenai hal yang mungkin pernah anda alami atau mungkin sedang anda alami,yaitu kerusakan pada Pulser Coil /Pick Up Coil.Yang mungkin membuat anda geregetaan ketika enak-enak naik motor tiba-tiba mati sendiri saat mesin sudah panas,atau saat menunggu di lamnpu merah.Parahnya dalam kejadian ini motor tidak bisa langsung di hidupkan.Setelah di tunggu beberapa saat mesin baru bisa di hidupkan kembali tapi alangkah keselnya motor tidak bisa hidup lama,alias setelah jalan beberapa saat akan mati lagi.Apalagi anda hidup di jalanan Ibu Kota Jakarta yang Macetnya kagak ketulungan,bisa-bisa setiap jalan 200 meter mesin akan mati lagi mati lagi.

Nah dalam hal ini mungkin kalau anda tidak boleh gegabah menentukan kerusakan yang terjadi pada motor anda karena ini masalah kelistrikan yang saya sendiri sebenarnya juga males,karena kurang paham.Awalnya hal yang saya lakukan adalah konsultasi ke bengkel langganan,untuk menanyakan kerusakan pada motor saya,Kata bengkel;"itu sepul kalau nggak ya CDI yang rusak".Berhubung saya punya 2 motor dengan seri yang sama.Maka saya langsung aja kerjakan proses komper mengomper komponen motor di rumah.awalnya saya tuker tuh segelondong CDI dari motor yang satu ke motor yang lain,setelah saya coba jalan ternyata motor masih tetep saja begitu.mota-mati terus saat panas,untuk sepul memang saya kurang yakin karena api masih keluar,setau saya kalau memang sepul yang rusak/kebakar api tidak mungkin keluar sama sekali "pengalaman pribadi" bahkan motor tidak akan bisa di hidupkan lagi setelah kejadian mesin mati mendadak.

Di Hari berikutnya saya di kasih tau ama temen kalau kerusakan seperti itu yang harus di ganti adalah sepulnya karena dia sudah pernah ngerasain hal seperti ini,kagak main percaya begitu saja saya coba cari tau sama mbah google,dari situ saya banyak mendapat arahan mulai dari Coil yang rusak hinggal Pulser Coil yang ga beres.Setelah dapet ilmu dari mbah google ,mulai lagi exsperimen pada motor saya lakukan,saat ini giliran Coil yang saya Komper atau tuker.Setelah di tes ternyata masih saja begitu penyakitnya,mati lagi mati lagi setelah mesin panas.Nah di sini mulai curiga dengan Pick Up Coil / Coil Pulser yang bermasalah,langsung saja saya bongkar dah tuh bak mesin sebelah kiri atau blok sepul/magnet.Setelah terbuka ternyata ada bau sangit,telusur punya telusur,ternyata Pick Up Coilnya yang bau sangit.Dan dalam hal ini kondisi sepul masih mulus.Jatuhlah ponis saya ke Pick Up Coil / Coil Pulser yang bermasalah.

Talak 3 sudah jatuh ke Pulser Coil,tiba saatnya untuk meluncur ke toko onderdil motor buat beli spart part,tapi sayangnya dalah urusaan ini ga semulus yang saya perkirakan,Barang Original ga ada di pasaran,adanya kalau mau beli yang original harus beli sati gelondong sama sepul.Ga apalah produk Fukuyama yang jadi pilihan harga relatif terjangkau Rp.31.000 + Rp.3.500 untuk beli packing magnetnya.

Sesampai di rumah langssung panasin solder,buat ganti tuh Part yang gosong ama yang baru.Setelah terpasang semua seperti keadaan semula,kini saatnya mencoba.ternyata bener aja.motor jadi enak lagi normal kembali.tarikan jadi enteng Klakson yang tadinya ga nyaring jadi nyaring lagi,tapi dalam hal ini saya juga ga tau apa hubungannya antara Pulser dan Klakson,kok bisa setelah Pulsernya di ganti Klakson bisa nyaring lagi bunyinya.Ya udahlah anggep aja ini bonusnya,karena saya juga ga begitu paham dengan kelistrikan.

Repost dr shasta di 02:59

Wednesday, January 12, 2011

mematikan mesin mobil saat berhenti ternyata menghemat duit juga ya heee

Kebanyakan dari kita selalu “memanaskan” mobil di pagi hari. Supir kita juga kita beritahu untuk melakukannya. Ini mungkin karena kebiasaan orang tua kita yang lalu ditularkan. Tapi untuk jaman sekarang mobil sudah tidak perlu dipanaskan apalagi sampai lebih dari 1 menit. Lagian mesin bisa lebih cepat panas kalau dipakai sembari jalan apalagi kalau tinggal di kompeks perumahan seperti saya bisa jalan pelan keluar kompleks sambil memanaskan mobil. Lebih lagi kalau menggunakan mobil berbahan bakar bensin dimana menganggurkan mobil lebih dari 30 detik bisa sangat boros dan lebih baik mesin dimatikan. Secara rata-rata, mobil yang menganggur lebih dari 10 menit menggunakan 0.14 liter bahan bakar dan menghasilkan 90 gram gas.
Coba perhatikan berapa banyak supir-supir yang menunggu sambil menyalakan mesin plus radio dan lebih lagi AC. Kemarin juga saya baca di salah satu surat kabar yang mengiklankan penggunaan TV di mobil bahwa ada artis yang bilang dia menggunakan TV di mobil saat macet dan menunggu syuting. Mungkin dari sisi uang tidak ada artinya bagi mereka, tapi untuk kesehatan mereka sendiri, kesehatan mesin dan lingkungan juga sungguh merugikan. Kalau kita bisa menghilangkan mesin menganggur sebanyak 5 menit saja per hari, maka kita bisa menghemat sampai dengan 2 milyar ton CO2 di atmosfer.
Memang di Jakarta macet tidak bisa dihindarkan. Kalau diperhatikan, mobil kita sangat boros sewaktu jalan di kemacetan. Apalagi yang berjam-jam. Kita pun tidak bisa selalu menyalakan dan mematikan mesin. Repot juga. Banyak orang mengira bahwa mematikan dan menyalakan mesin itu boros, tapi faktanya adalah kalau mesin anda menganggur lebih dari 10 detik akan lebih boros dari itu. Kalau anda berhenti tanpa mematikan mesin dan menyalakan AC supaya dingin, maka mobil anda akan mengeluarkan 13 persen emisi lebih besar!
Jadi bagaimana? Kita harus menguranginya dari hal-hal yang lain seperti:
Jangan mengharuskan cari parkir terdekat, berputar-putar mencari parkir terdekat di toko atau mal akan menghabiskan bensin dan mengeluarkan polusi
Jangan biarkan anda atau supir anda menyalakan mesin saat menunggu
Kalau akan menunggu lebih dari 10 detik, matikan mesin anda
Beritahu ke teman-teman dan keluarga anda. Mematikan mesin menghemat uang, baik untuk mobil anda dan juga lingkungan.